Beberapa waktu lalu, Wahid nonton di Metro TV diskusi tentang ekonomi Indonesia. Dalam diskusi ini yang jadi pembicara adalah para praktisi ekonmi yang umurnyamasih muda-muda.
Beberapa poin yang bisa ditarik dari acara itu kata Wahid adalah antara lain: pertama, bahwa aktivitas ekonomi yang produktif adanya di daerah-daerah dengan persentase mencapai 80%.Pertanyaan yang bisa ditarik dari sini, berarti di Pusat atawa Jakarta ekonomi lebih banyak bergerak di sektor finansial saja, atau bisa juga di pusat aktivitas ekonomi ini lebih didominasi oleh ekonomi konsumtif.
Poin kedua, pentingnya pembenahan infrastruktur. ketiga, penegakan hukum. keempat, cost tinggi karena Perda yang tumpang tindih.
Faktor-faktor ini yang menjadikan iklim investasi di Indonesia bermasalah
Rabu, 28 November 2007
Selasa, 27 November 2007
Ke Danau Undan
Hari Sabtu, 10 Nopember 2007 yang lalu kami jalan-jalan ke Danau Undan. Ada empat orang, aku, Wahid, Wayank, dan Kang Kamto. Danau Undan terletak di Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong. Di danau ini ada sumur keramat. Danau ini pun juga keramat. Dalam tradisi lisan disebutkan bahwa pada masa kerajaan Dayak Manyan, sumur Undan ini menjadi tempat sesajian. Lantas, di masa kerajaan Banjar, jadi tempat pertapaan.
Senin, 29 Oktober 2007
Main Forex di Marketiva
Aku main Forex (foreign exchange atawa valuta asing) online di Marketiva. Prosedurnya cukup panjang. Mulai dari Sign in, lantas kita harus mengupload ID card kita, termasuk address confirm berupa iuran listrik, iuran telpon, dan sejenisnya.Poin address confirm ini cukup bikin pusing. bagaimana tidak? Phone bill aku kan tidak ada, karena nama yang tercantum pada phone bill itu nama ortuku.
Padahal, kemarin-kemarin udah buka account di Marketiva. Tapi, gara-gara mendaftarkan adeku malam tadi, account ku di-suspended.Harus daftar lagi, padahal gak ada phone bill dan sejenisnya nih.
Aku coba ke Asia FX Online. Download aplikasi Java blabla 5.0 gitu, tapi downloadnya kelamaan, padahal internet di kompie aku putus-putus terus.Sudah bisa diduga, download gagal. Koneksi internet di tempatku memang kaya kena kencing batu.Bahasa Tabalung-nya batu marin. ciri-ciri orang kena batu marin ini, kencingnya tidak lancar. Nah, persis begitulah koneksi internet di kompieku.
Padahal, kemarin-kemarin udah buka account di Marketiva. Tapi, gara-gara mendaftarkan adeku malam tadi, account ku di-suspended.Harus daftar lagi, padahal gak ada phone bill dan sejenisnya nih.
Aku coba ke Asia FX Online. Download aplikasi Java blabla 5.0 gitu, tapi downloadnya kelamaan, padahal internet di kompie aku putus-putus terus.Sudah bisa diduga, download gagal. Koneksi internet di tempatku memang kaya kena kencing batu.Bahasa Tabalung-nya batu marin. ciri-ciri orang kena batu marin ini, kencingnya tidak lancar. Nah, persis begitulah koneksi internet di kompieku.
Ngenet putus... putus terus
Pusing uy...
Ngenet putus terus. repot banget. Gak bisa download aplikasi buat forex nih.
Ngenet putus terus. repot banget. Gak bisa download aplikasi buat forex nih.
Sabtu, 27 Oktober 2007
Polisi U Tertangkap
Hari Kamis (25/10/07) lalu saat sore di depan counter hp-ku melaju sebuah mobil polisi yang membawa beberapa orang yang hanya mengenakan cawat alias celana dalam. Besoknya berita tentang ini dimuat di Radar Banjarmasin. Rupanya salah satu yang bercawat itu adalah polisi yang berinisal U. Ia bertugas di Tanjung, Tabalong. Ia tertangkap tangan melakukan hal yang melanggar hukum di Tepian Timur, salah satu tempat lokalisasi di Tabalong. Menurut pengantar koranku, para wartawan susah untuk mendapatkan berita tentang ini. Memotret barang bukti pun dilarang. Para aparat terkesan menutup-nutupi hal ini.
Polisi U paling dihukum ringan. Kalaupun copot baju, ia masih memiliki kesempatan yang terbuka lebar untuk menjadi satpam di perusahaan Tambang di Tabalong. Para satpam perusahaan tambang di Tabalong kebanyakan adalah orang-orang yang dikeluarkan dari korpsnya.
Polisi U paling dihukum ringan. Kalaupun copot baju, ia masih memiliki kesempatan yang terbuka lebar untuk menjadi satpam di perusahaan Tambang di Tabalong. Para satpam perusahaan tambang di Tabalong kebanyakan adalah orang-orang yang dikeluarkan dari korpsnya.
Jumat, 26 Oktober 2007
ILoeN - Sebuah Upaya Kecil
Auk sempat menerbitkan media kecil empat halaman yang diberi nama Iloen. Iloen dalam bahasa Tanjung Tabalung artinya suara. Media ini isinya iklan-iklan seputar daerah Tabalung. Ada juga beritanya, tapi masih berisi opini. Namanya juga berupaya, meski kecil, tapi sudah ada langkah.
Yang membanggakan, auk sempat mau wawancara dengan Kepala Dispenda, tapi ditolak. Dia ngenyek melihat mediaku yang kecil, imut, lebih mirip buletin.Pikirnya, wah, ini ada pemeras lagi. Memang, di Tabalung ini, ada distorsi peran wartawan dan LSM. Para wartawannya mengemis ke Pemda, LSM singkatannya berubah jadi Lembaga SUka Malak or Meras.
Iloen terbit dengan cita-cita sederhana. Ia bisa menjadi sarana warga Tabalung beriklan dan menjadi sumber berita yang obyektif dan berimbang.
Yang membanggakan, auk sempat mau wawancara dengan Kepala Dispenda, tapi ditolak. Dia ngenyek melihat mediaku yang kecil, imut, lebih mirip buletin.Pikirnya, wah, ini ada pemeras lagi. Memang, di Tabalung ini, ada distorsi peran wartawan dan LSM. Para wartawannya mengemis ke Pemda, LSM singkatannya berubah jadi Lembaga SUka Malak or Meras.
Iloen terbit dengan cita-cita sederhana. Ia bisa menjadi sarana warga Tabalung beriklan dan menjadi sumber berita yang obyektif dan berimbang.
Langganan:
Postingan (Atom)